Ternyata…

Masih ingat dengan tes My Personality yang heboh sekitar 3 bulan lalu? Post inipun masih ada hubungannya dengan itu. Di tengah-tengah masa hiatus selama 2 pekan, saya berkunjung ke seorang psikolog di Malang untuk konsultasi pemilihan jurusan di Perguruan Tinggi. Pak Anton, sang psikolog, merupakan psikolog senior yang sudah sangat sering menghadapi permasalahan seperti saya.

Disana, saya diberi semacam psikotes umum (pengetahuan umum, mengggambar, dll) dan sebuah tes yang cukup unik. Mengapa unik? Disana, saya dihadapkan kepada sebuah “daftar pekerjaan”. Daftar itu sendiri terdiri dari 2 halaman bolak-balik, dan di setiap halaman, ada puluhan “pekerjaan” yang harus saya pilih.

Jika di tes My Personality kemarin saya dikategorikan sebagai “Artist”, “Musical”, dan “Creator”, maka hasil kali ini tidak terlalu jauh berbeda. Saya dianjurkan masuk ke jurusan “Seni dan Budaya”.

…..😯
…..😐
…..😕

Sebuah kebetulan? Saya rasa bukan. Saya sudah menjalani tes sebanyak dua kali dan hasilnya sama-sama menunjukkan saya positif mampu dalam bidang seni. Untung saja seni disini tidak terbatas pada seni lukis dan seni musik saja. Desain grafis masih dianggap sebagai cabang seni yang menggunakan teknologi, dan merupakan salah satu favorit saya saat ini.

Tapi entah kenapa saya merasa kurang di bidang seni yang satu ini. Mungkin hal itu dikarenakan banyak orang yang lebih mampu dibidang seni daripada saya. Sebut saja DeBe, Geddoe, Sora-kun, Gunawan “Roze” Lee, dan masih banyak lagi. Desain grafis di blog mereka jauh lebih hebat dibandingkan saya. Tambah lagi, saya belum bisa menciptakan efek halo seperti di header blog DeBe ataupun menambahkan efek sparkles.😉

Bagaimana dengan budaya? Yah, contoh terdekat di bidang ini adalah sastra. Entah itu Sastra Indonesia, Jawa, Inggris, Jepang, sampai Sastra Mesin. Untuk yang satu ini, saya masih perlu belajar banyak dari Gun yang saya anggap pandai dalam merangkai kata-kata nan indah. Dan ngeblog termasuk budaya juga, kan?:mrgreen:

Apakah ini berarti saya akan lari dari fakta ini? Tidak, saya tidak akan lari. Jika ini memang jalan yang harus saya tempuh, maka saya akan menekuninya. Saya akan belajar dari mereka yang saya anggap ahli dan berada setidaknya di tingkat yang sama dengan mereka.

Lalu bagaimana dengan hasil lainnya? Memang saya punya kemampuan di bidang lain, tapi hal itu lebih kecil daripada bidang seni dan budaya. Berikut hasil lengkap psikotes tersebut, menunjukkan berapa persen keberhasilan saya di tiap jenis pekerjaan:

Militer: 15%
Seni Budaya: 53%
Teknik: 16%
Hukum dan Politik: 22%
Pertanian: 22%
Dagang: 23%
Administrasi: 6%
Pendidikan: 37%
Sosial: 29%

Nah, kan. Meskipun saya mengatakan lebih menonjol di bidang seni budaya, presentasenya tidak terlalu tinggi. Hanya 53%. Pak Anton bilang kalau nilainya sekitar 50-60 persen, tidak bisa dijadikan patokan. Karena masih bisa berubah-ubah sesuai dengan perkembangan.

Nilai militer yang 15 persen menunjukkan saya tidak ahli dalam meracik strategi dan tidak terlalu suka hal-hal yang berbau kekerasan (Lalu kenapa suka ama Suikoden yang notabene game berbasis militer?). Sedangkan nilai administrasi yang hanya 6 persen menggambarkan saya sangat tidak cocok jadi orang kantoran.😆

Jadi, bagaimana tanggapan kalian? Di jurusan mana yang sebaiknya saya masuki?

Tentang Reinhart

Don't wait. The time will never be just right.
Pos ini dipublikasikan di My Interest, My Thoughts. Tandai permalink.

38 Balasan ke Ternyata…

  1. Kalo emang cocok di seni, ya ikuti saja.. tapi tentu sesuai dengan kata hati :mrgeen:

    jangan pantang menyerah dan merasa diri bukan apa-apa, tunjukkan yang terbaik yang mampu kita lakukan.. dan semaksimal mungkin!

    yang penting mampu menyampaikan..apa yang kita maksud..
    *aduh mulai deh, efek samping kuliah di DKV*

    hohoho

    serumpunkah kita??😆
    oh ya, salam kenal..:mrgreen:

  2. p4ndu_454kura berkata:

    @ Anung T. prabowo
    Jadi sekarang banyak yang nyari orang lulusan informatika, ya?
    @ dhez-si-ranger-kuning
    Okeh, makasih tambahan semangatnya.

    DKV? Pelajarannya apa aja tuh?
    Salam kenal juga.😀

  3. Zazi berkata:

    wuaaahh.. aku masih bingung pilih apa😥

  4. p4ndu_454kura berkata:

    Just follow your heart.🙂

  5. Me2 berkata:

    Kalo menurut aku, Pandu co2k ny msuk Informatika aja deh. Tapi, pernah kepikiran Advertisement nggak? Kan bisa nyalurin seni juga tuh!
    Hmmm…jadi ikut kepikiran! Ntar pngen masuk k kmna yah…?

  6. zahra berkata:

    Just follow your heart.🙂

    nagh, khan dagh tau tuh jawabannya…

    waktu ikut test psikologi dan juga konsul2 sama temen2 yang kuliah di psikologi, ternyata saia mang bakat dibidang musik. i can’t deny it. buktinya, dulu masih kecil mampu memainkan alat musik dan suka mentas band di TMII dengan adik2.

    tapi, entah kenapa skrg saia berada di “dunia fisika” aka kuliah di jurusan fisika. mungkin sejak di SMA, saia tertarik bgt sama yang namanya fisika. sesuatu yang tidak saia temukan dari guru2 bahkan tidak pada teman2 SMA jg. tapi, ketertarikan dan minat saia terhadap fisika karena membaca biografi gigihnya para pendahulu fisika ketika struggle di “dunia fisika”.
    *kok jadi curhat*

    jadilah saia artis fisika…wekekeke…
    *ora nyambung*

  7. p4ndu_454kura berkata:

    @ Me2
    Hmm… advertisement berarti harus punya kreativitas yang tinggi, kan? Boleh juga tuh.:mrgreen:
    @ zahra
    Yah, terkadang kita tidak bisa menentukan masa depan kita. Saat kita ingin masuk ke jurusan ini, ternyata kita malah masuk ke jurusan itu.

    Yah, minimal kita punya minat di jurusan yang kita masuki kita pasti bisa sukses.😀

  8. ecchan berkata:

    lhaa… pandu pengennya gimana loh??
    *lha.. iki malah nggarai bingung XD~

    yah… bagaimanapun juga ikuti apa kata hati.. dan kalau pandu mau.. asah aja hobby-na pandu.. itu bisa ndukung loh..

    seperti.. suka nge blog ato desain2.. ato mungkin suka bahasa jepang gara2 Naruto ato nonton anime.. walo amatiran kalo diasah terus kan bisa jadi bagus.. intinya kembali lagi ke kamu ndu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s