Biografi Tir McDohl

Tir McDohl

Tir McDohl
Tanggal Lahir: c. IS 439
Asal: Gregminster, Republik Toran
Hubungan: Cleo (Pelayan), Gremio (Pelayan), Kai (Guru), Pahn (Pelayan), Teo (Ayah), Ted (Pelayan)

Tir McDohl, putra dari salah satu Enam Jendral Besar, Teo McDohl, adalah orang yang berada dibalik runtuhnya Scarlet Moon Empire. Ibunya meninggal saat dia masih muda dan ayahnya sering pergi untuk urusan militer, sehingga dia tumbuh seorang diri. Beruntung, Gremio merawat Tir seperti anaknya sendiri.

Saat Perang Perebutan Tahta tahun 446, Tir sempat diculik oleh pasukan Geil Rugner untuk memaksa Pasukan Berkuda Teo bertempur tanpa menggunakan baju zirah pada kuda mereka, yang membuat legiun itu sangat disegani. Untung saja bagi pasukan Barbarossa Rugner, Tir berhasil diselamatkan oleh Gremio dan seorang anak muda dari Gregminster yang bernama Age, sehingga Teo bisa berperang tanpa beban, dan membawa kemenangan bagi pasukan Barbarossa.

Mulai kecil , Tir sudah dilatih beladiri menggunakan tongkat oleh Kai, yang merupakan seseorang yang sangat ahli, yang mengajarkan kedisiplinan dan rasa saling menghormati pada Tir. Meskipun kemudian Kai meninggalkan rumah keluarga McDohl atas keinginannya sendiri dan tidak kembali lagi, Tir tidak bisa melupakan rasa hormatnya pada Kai, dan memanggilnya ‘Guru’ bahkan dalam Pasukan Liberasi yang dipimpin oleh Tir sendiri.

Saat diangkat menjadi Imperial Guard pada tahun 455, Tir dan kelompoknya menjadi lebih waspada pada korupsi dan kebohongan-kebohongan lainnya yang bisa membahayakan kerajaan. Akan tetapi, sebuah kejadian membawa mereka ke Gunung Seifu, dan bertarung dengan Ant Queen. Untuk menyelamatkan nyawa teman-temannya, Ted menggunakan Soul Eater Rune dan membinasakan monster tersebut. Kanaan, petugas kerajaan yang ditugaskan bersama mereka ke Gunung Seifu, melaporkan kejadian tadi pada penyihir kerajaan, Windy. Saat Ted diminta pergi ke istana sendirian untuk melapor, Windy menyerangnya, dan memaksanya menyerahkan rune tersebut padanya. Ted menolak dan menggunakan Soul Eater Rune untuk melarikan diri.

Karena luka yang cukup parah, Ted memberikan Soul Eater pada Tir dan berharap dia tidak tertangkap oleh Windy. Penjaga istana mendobrak pintu rumah Tir, dan mencari Ted setelah diberitahu oleh Pahn yang berkhianat pada mereka. Ted bertindak sebagai umpan untuk memberi kesempatan Tir, Gremio, dan Cleo untuk kabur.

Setelah meneukan tempat persembunyian, Tir dan kelompoknya bertemu dengan Viktor, yang kemudian membawa mereka ke Lenankamp, di sebelah selatan Gregminster. Akan tetapi kelompok patroli kerajaan mengejar Tir ke penginapan Lenankamp, dan memintanya menyerahkan diri. Mereka sekali lagi berhasil lolos, Tir untuk sementara bersembunyi di markas rahasia pasukan Liberasi yang terletak di bawah penginapan. Beberapa hari kemudian, Tir pergi ke Sarady atas permintaan dari pimpinan pasukan Liberasi, Odessa Silverberg, untuk mendapatkan berkas biru Fire Spear yang terkenal.

Dalam perjalanan pulang, mereka melihat bahwa markas mereka hancur setelah diserang. Tir bergegas masuk untuk membantu anggota yang masih tersisa. Odessa mendapat luka yang fatal dan meninggal. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, dia memberikan pimpinan pasukan Liberasi pada Tir. Untuk meneruskan perjuangannya, psukan Liberasi berkumpul lagi di sebuah kastil di tengah Danau Toran dengan Tir McDohl sebagai pemimpinnya dan menyerang balik pasukan kerajaan, yang kemudian dikenal sebagai Perang Pembebasan Toran (Toran Liberation War).

Dengan Mathiu Silverberg sebagai penasehat dan Tir yang semakin berkembang sebagai seorang pemimpin, pasukan Liberasi secara bergiliran menyerang tiap Enam Jendral Besar, termasuk ayah Tir, Teo McDohl. Saat duel antara ayah dan anak tersebut, Tir berhasil meraih kemenangan, tetapi harus dibayar dengan nyawa Teo. Dengan motivasi yang lebih besar setelah kehilangan orang-orang yang sangat dekat dengannya seperti Ted yang meninggal di Lembah Seek, Gremio yang dimangsa spora pemakan manusia di Penjara Soniere, dan ayahnya sendiri, Tir menyerang benteng pertahanan terakhir Scarlet Moon, Shasarazade, dan membakarnya hingga rata dengan tanah.

Setelah berhasil mengumpulkan 108 Stars of Destiny (SoD), Leknaat menggabungkan kekuatan dari tiap SoD dengan setengah kekuatan dari Gate Rune miliknya untuk menghidupkan Gremio. Dengan kemenangan yang sudah di depan mata, Tir dan pasukannya bergerak menuju Gregminster. Tir berhadapan dengan Kaisar Barbarossa, dan berhasil mengalahkannya.

Setelah runtuhnya Scarlet Moon Empire, Tir sebenarnya berhak atas kursi presiden Republik Toran, tapi dia menolak dan meninggalkan Toran bersama Gremio. Keduanya akhirnya sampai di Desa Banner saat Perang Penyatuan Dunan (Dunan Unification War) tahun 460 dimana mereka bertemu dengan Riou, pemimpin dari pasukan gabungan di wilayah Dunan. Keduanya bergabung untuk menyelamatkan seorang anak laki-laki dari Desa Banner, Ko, dari ancaman sekelompok bandit serta serangga raksasa saat anak tersebut pergi seorang diri ke perbatasan Banner. Setelah menyelamatkannya dan membawanya ke Gregminster untuk dirawat, Tir dan Gremio kembali ke rumah mereka untuk sementara waktu, bertemu teman lama serta setuu untuk membantu Riou kapan pun dibutuhkan.

Setelah berakhirnya Perang Penyatuan Dunan dan terbentuknya Republik Dunan, Tir dan Gremio pun melanjutkan perjalanan mereka.

Tentang Reinhart

Don't wait. The time will never be just right.
Pos ini dipublikasikan di Suikoden I. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Biografi Tir McDohl

  1. Ping balik: Biografi Ted « Pandu Gilas Anarkhi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s