Apabila kita sering melihat film Gundam, disana selalu ada dua organisasi besar yang saling bertikai dengan menggunakan mobile suit (robot yang bisa dinaiki dan dikendalikan oleh manusia). Nah, kelihatannya hal itu juga terdapat di dunia nyata ini. Yaitu konflik antara Palestina dan Israel.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita sering sekali disuguhi berita tentang konflik tersebut sebagai sarapan pagi, makan siang, maupun makan malam. Mungkin sebagian dari kita ada yang bertanya-tanya, apakah mereka tidak bosan dengan konflik yang selama ini mereka hadapi? Bagaimanakah nasib mereka? Apakah sudah pernah dibuat perjanjian perdamaian antara kedua belah pihak?
Menurut beberapa pengamat, penyebab konflik ini bermula dari kaum Yahudi (Israel) yang pergi dari wilayahnya sekitar tahun 1700-an karena merasa wilayah mereka kurang subur. Beberapa ratus tahun kemudian, datanglah warga Arab (Palestina) dan mendirikan sebuah negara di wilayah tersebut. Mereka berhasil mengembangkan wilayah tersebut sehingga menjadi subur dan makmur. Israel yang melihat bahwa Palestina sukses di wilayah tersebut kembali untuk merebut wilayah itu dengan alasan wilayah itu masih milik mereka. Palestina pun tidak mau begitu saja menyerahkan wilayah mereka. Mereka berpendapat bahwa wilayah itu adalah wilayah kosong, tak bertuan, sehingga siapa saja boleh memilikinya.
Sangat sulit jika kita membantah anggapan seseorang bahwa dalam dunia modern ini, konflik Palestina-Israel merupakan salah satu konflik paling rumit dan telah dicoba berbagai cara untuk menyelesaikannya. Upaya tersebut antara lain Resolusi PBB 242 1967 dan 338 1973, Perjanjian Camp David 1978, The Clinton Parameter 2000, dan masih banyak lagi hingga yang paling baru adalah skema perdamaian usulan Liga Arab (KTT Riyadh) 2007 yang baru saja berlangsung.
Akan tetapi, usaha-usaha tersebut ternyata selalu menuju satu jawaban: Kegagalan (kecuali KTT Riyadh yang sedang ditunggu hasilnya). Sehingga terlihat bahwa perdamaian abadi merupakan harapan yang tinggi bagi kedua negara tersebut. Pernah ada upaya untuk membagi wilayah tersebut menjadi dua, akan tetapi, Israel terus merasa tidak puas dan terus menyerang warga Palestina. Israel yang kekuatannya dan ekonominya jauh lebih besar daripada Palestina terus meneror musuhnya. Masyarakat di kedua pihak tersosialisasikan untuk menganggap masyarakat dari kubu musuh sebagai musuh abadi.
Posisi Indonesia pun sejak konflik dimulai tidak berubah, yaitu mendukung berdirinya Negara Palestina yang merdeka, berdaulat, serta bisa hidup berdampingan secara damai dengan Israel. Dalam KTT Riyadh, Presiden SBY dengan tegas mengatakan “Kami (Indonesia) harap KTT Liga Arab dapat menghasilkan suatu solusi damai, suatu pendekatan baru, suatu langkah konkrit, misalnya lewat penyelesaian bagi konflik Palestina-Israel yang menuju pada pembentukan Negara Palestina terbuka.”
Masalahnya adalah, bagaimana cara yang paling baik dan paling tepat dalam mengatasi masalah ini? Akankah kita hanya berdiam diri dan membiarkan saudara-saudara kita mati? Tentunya tidak.
Nah, sekarang mari kita berpikir. Bagaimana solusi terbaik menurut kita agar konflik ini cepat berakhir.
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
Yak! Anda pasti udah tahu kenapa saya buat 12 spasi. Anda benar, itu karena saya lahir di bulan Desember.
Kembali ke topik, apakah anda berpendapat bahwa kita bisa “menyerang” Israel secara tidak langsung dengan cara mengurangi pendapatan mereka? Hal itu akan sulit terlaksana mengingat bahwa Israel merupakan negara yang sangat kaya dan kuat, sampai-sampai AS pun takut padanya. Penyerangan secara frontal pun hampir tidak mungkin karena persenjataan mereka yang kuat. Jadi? Bagaimanakah solusi anda untuk menyelesaikan konflik ini? Lalu bagaimanakah dengan pendapat mereka yang masih belajar di Fakultas Hukum?









Yg pasti bukan dengan kekerasan….
Palestina dan Israel harus berhenti saling menganggap musuh satu sama lain….
Mustahil?? Tapi toh, patut dicoba….
@ anthonyseven
Nah, itu dia yang sulit mas anton. Pemimpin kedua negara itu sulit sekali untuk diajak ke meja perundingan
memang pada dasarnya sangat sulit untuk mendamaikankedua negara tersebut,krn ini merupakan salah satu konflik yang berkepanjangan, jadi sebaiknya mereka dijadikan satu negara,krn bagaimanapun pada awalnya mereka itu adl bersaudara dan bisa dikatakan 1 wilayah..negara Palestina-Israel??boleh jugatuh!! wait for new information!!!!
SAYA DUKUNG ISRAEL
PSKD ISRAEL 09
perdamain di palestina dapat tercapai jika zionis israel hengkang dari tanah suci palestina….., umat islam di seluruh dunia harus bersatu membantu mewujudkannya, jangan jadi pengecut yang hanya takut oleh amerika biadab dan antek-anteknya…, karna sbetulnya mereka adalah kaki tangan si biadab zionis israel…..
bangkitlah para pemimpin islam…., apakah kalian tega melihat saudara-saudara kita di palestina tersiksa, apakah kalian senang melihat anak-anak kecil palestina setiap harinya menangis karna kehilangan oarangtuanya yang pergi berjihad…., dan apakah kalian hanya diam saja ketika kesucian tanah palestina terhina oleh tangan-tangan kotor kaum yahudi laknatullah…
whatever lah yang penting gua bisa tenang ,bisa makan dan minum persetan amat dengan orang lain! mikirin diri sendiri aja masih belum becus! masih uring-uringan, apalagi mikirin perang antara dua kelompok orang2 bodoh yang mengaku pintar dan benar,padahal hanya sekelompok orang2 yang egois dan gak punya rasa kemanusiaan!
Yg perlu d pahami adalah permasalahan ini bukan sebatas permasalahan perebutan tanah, tetapi permasalahan HAM beragama. Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa YAHUDI ISRAEL La’natullah(najis!!!) dengan kedengkian yg mereka miliki, sangat benci terhadap ISLAM melebihi kebencian terhadap apapun. Jd… ini permasalahan global umat Islam. Dan tidak hanya umat Islam yg tertindas atas agresi ISRAEL, tetapi jg umat lain warga PALESTINA. Jd ini jg permasalahan pelanggaran HAM.
ISRAEL tidak akan pernah mau berdampingan dg UMAT ISLAM. Dua jalan Solusi untuk BUMI PALESTINA…. Bersatu Umat Islam dan JIHAD…!!!
PALESTINA ADALAH TANAH ISLAM…JADI TAK ADA KATA DAMAI UNTUK ISRAEL SANG PERAMPOK, SANG PENJAJAH…YANG ADA HANYA SATU KATA PERGI YAHUDI ISRAEL DARI TANAH MUSLIM ATAU KALIAN TAKAN HIDUP TENANG UNTUK SELAMANYA….” SEKALI PERGI TETAP PERGI…PERGI PENJAJAH…PERGI LAKNATULLAH ‘ALAIH…PERGI YAHUDI ISRAEL….HIDUP PALESTINA…HIDUP ISLAM…” ALLAHU AKBAR…ALLAHU AKBAR…ALLAHU AKBAR.
HIMBAUAN UNTUK PEMUDA MUSLIM DI SELURUH DUNIA:
“KINI SAATNYA KITA BANGKIT…KUATKAN IMAN…KUATKAN FISIK…KUATKAN FINANSIAL…KUATKAN INTELEKTUALITAS…DAN BERSATULAH DALAM UKHUWAH ISLAMIAH, DAN JANGAN TERLENA DENGAN DUNIA, DAN JUGA JANGAN TERLENA DENGAN GAYA YAHUDI…INGAT MUSUH SELALU MENGINTAI KITA SEMUA HAI PARA PEMUDA ISLAM….SADARLAH..DAN BERDO’A LAH….ALLAH SWT BLESS YOU, AMIIN.”
Menurut saya, tidak ada sesuatu di dunia ini yang tidak bisa dikalahkan. Tidak satu pun bangsa di dunia ini yg tdk bisa dikalahkan. Obyek yang seharusnya menarik di sini adalah bangsa Israel. Siapakah sesungguhnya bangsa Israel itu?
Entah sejelek apapun orang2 menghujat, mencaci-maki, toh tdk satu pun yg terkebulkan. Lalu siapa mereka (Israel) sesungguhnya?
Kalo saja saudara2 muslim mau melihat dgn jeli, cara Bangsa Israel mengimani keyakinannya, sesungguhnya sdh ada di Al-Quran. Mereka semua bangsa Israel adalah bersaudara (sejauh ini). Mereka senantiasa saling menjaga demi mempertahankan komunitas dan keyakinannya. Mereka tdk hanya orang yg taat, tapi juga menjalankannya dlm kehidupan sehari-hari. Cara mereka menjaga aqidah bahkan lebih kejam/keras ketimbang cara yg selama ini digunakan orang2 Islam. Soal saling tolong-menolong, jgn ditanya lagi, persaudaraan mereka dikenal sgt kuat sepanjang masa. Ada cerita, seorang anak Yahudi sejak dini sudah ditanamkan aqidah yg memberikan tanggungjawab komunitas. Mereka bangsa Israel sesungguhnya bkn bangsa yg cerdas, tapi mereka bangsa yg mau mendedikasikan hidup dan kesenangannya hanya untuk suatu keberhasilan.
Di Amerika Serikat, jumlah penduduk Yahudi sangat sedikit. Tahun 2006, hasil sensus hanya menunjukkan angka 6 juta jiwa. Jika saja mereka tdk berusaha keras, apa jadinya? Mereka sadar jika suatu saat nanti akan banyak dimusuhi. Oleh karenanya mereka sejak awal sudah memepersiapkan segala sesuatunya, sejak berabad-abad yg lalu. Menembus hutan, melewati bangsa2 yg tdk dikenal, kegagalan, caci maki, penghinaan, dan lain2, bagi mereka itulah yg akan mereka hadapi. Jika ditanya mengapa bangsa Israel masih digdaya, jawabannya itu lah salah satu bentuk kebesaran Allah Swt. Petunjuk bagi orang-orang yg diberi mata dan telinga. Petunjuk bagi mereka yg dibukakan pintu hati.
Saya bertanya kpd mereka2 yg bermulut besar menghujat dan mencaci-maki, sudahkah Anda menjalankan ibadah hari ini? Sempurnakah puasa Anda? Lengkapkah kotak amal Anda? Jika Anda adalah pelajar, apakah Anda selalu mendapatkan rangking tertinggi? Apakah Anda kuliah tepat waktu? Apakah Anda termasuk yg cerdas di kampus/sekolah? JIKA TIDAK SATUPUN TERMASUK DI DALAMNYA, SEBAIKNYA ANDA CUKUP BERDOA DAN TERUS MEMINTA PETUNJUK, DAN JANGAN LUPA BERUSAHA LEBIH GIAT LAGI.
Apakah ini tanda2 kehancuran persatuan islam. seperti sabda Rasul Muhammad SAW. “kelak umat islam akan terpecah menjadi dua bagian dan itu salah satu tanda kiamat akan datang.” lebih baik jangan saling menyalahkan atau saling menghujat. Ini adalah salah satu ujian sekaligus mengigatkan kita ke ALLAH, untuk menguji umat islam bagaimana kita menyikapi hal ini. jihad dengan jalan perang kan bukan sslah satu jalan menuju ke perdaimaian. kita harus melihat kembali ajaran2 Rasul melalui sabda2nya.
Klo Israel ngaku kaya, kenapa gak dibeli aja tanahnya.. itung2 bantu kemajuan Palestine. Khan lebih enakan githu jadi gak harus buang2 uang buat beli senjata.
opo ae
Maaf saya lama nggak masuk ke post ini…
@ Samurai Anti-Ninja
Silakan… ^^
Semua orang bebas berpendapat di sini, tapi, apa alasan Anda mendukung mereka?
@ azwan
OH YAA???
Anda tahu dari mana kalau Amerika itu kaki tangan Israel? Padahal, Amerika juga sudah turun tangan dalam upaya membuat perjanjian damai antara Palestina dan Israel beberapa tahun lalu, lho.
@ imok
Sekelompok orang bodoh, ya…? Hm… kalau dipikir-pikir sih ada benarnya juga. Kenapa mereka dulu memilih perang kalau mereka tahu bahwa ini adalah masalah yang rumit?
Tapi, tetap saja, yang namanya orang meninggalkan suatu tempat berarti dia sudah tidak punya hak milik di tempat tersebut. Jadi tempat itu merupakan lahan bebas.
@ nyang punya tanah Jakarta…
Dan kalau melihat bagaimana Anda sebegitu bencinya terhadap Israel, membuat Anda dengan enaknya menggeneralisasikan bahwa Israel benci dengan Islam. Padahal kalau Israel sebegitu bencinya dengan Islam, kenapa nggak sekalian aja menyerang Arab atau Ka’bah-nya. Tapi kenapa yang mereka serang ‘hanya’ Palestina? Itu terkait dengan sengketa wilayah kekuasaan negara.
Jihad yang seperti apa? Jihad dengan mengangkat senjata? Jihad dengan melakukan bom bunuh diri? Atau jihad yang bagaimana?
Menurut saya, orang yang melakukan bom bunuh diri sama saja dengan orang bodoh. Karena selain melukai target, dia juga melukai, bahkan membunuh, orang-orang sipil di sekitarnya. Padahal, jihad tidak selalu dengan senjata. Menulis kritik terhadap konflik tersebut dan belajar dengan sungguh-sungguh juga sudah termasuk jihad.
BTW, komentar diedit. Jangan ada unsur ancaman di sini.
@ Leo Kusuma
Memang tidak ada bangsa, atau gampangnya peradaban, yang benar-benar tidak bisa dikalahkan. Tidak bisa mati. Semua itu seolah berputar bagaikan roda. Saat peradaban yang satu runtuh, muncul peradaban lain yang menggantikannya.
Itulah yang saya sesalkan. Kenapa orang-orang yang menentang Israel hanya melihat mereka dari sisi buruk mereka, tidak melihat dari sisi baik seperti yang mas/mbak sebutkan.
@ rhavita
Ho… tidak akan semudah itu diselesaikan, mas/mbak rhavita… Israel datang ke wilayah Palestina setelah Palestina meraih sukses di wilayah tersebut. Sedangkan, wilayah itu dulunya adalah milik Israel, yang karena kekurangberuntungan mereka, tidak berhasil mengembangkan lahan tersebut.
Israel datang kembali dan mengklaim wilayah itu masih milik mereka. Sedangkan Palestina bersikeras bahwa wilayah itu sudah tidak bertuan. Tidak dimiliki negara mana pun.
Beberapa solusi perdamaian yang sudah pernah dicoba saya sertakan dalam post. Mohon dibaca…
[option:
vibrate: on
voice-BMG: high
-music: low]
yg lucunya d indonesia:
-aksi menentang israel dengan cara demo massa DGN tdk adanya tindakan kongkrit dari pemerintah yg kesibukan menghadapi “PR” urusan internal, yaitu PEMILU
-beberapa org yg demo tsb, ada yg bersedia dikirimkan ke jalur gaza, beberapa diantaranya adlh militan/paramiliter yg pernah terjun d afganistan, tapi ada jg yg treak2 minta dikirimkan k gaza yg (as far as I know) tdk punya latar militer, medis, jurnalis,dll. trus klo udah d sana mau apa?? demo treak2 lagi?
-disini yg berperan penting adlh badan intelijen, israel punya mossad yg ngawasin negara2 arab takut2 ikut campur, amerika punya CIA yg punya penjara rahasia d tiap negara (indonesia??), trus organisasi militer HAMAS sbg pejuang yg melindungi PALESTINA, ama temennya HIZBULLAH. pertnyaan: Indonesia punya apa? BIN? kerjanya apa?? (nb: kayanya bagus klo dijadiin game RTS)
yg gw salut:
)
-dubes israel DIUSIR d venezuela. emang bener yg dikatain ahmadinejad (iran) “g ade ruginye memutus hubungan diplomatik dgn israel,mereka tide memberi apa2 kecuali mata2″ (belakangan diketahui ahmadinejad keturunan betawi
-banyak lintas agama yg mendukung kecaman atas israel
yg gw pengen:
-Indonesia bikin dinas intelijen yg jelas dibawah komando presiden, bukan DepLu
-Indonesia jd negara maju BKN berkembang
hahaha”"”
JIka konflik di jalur Gaza tidak pernah berakhir, bagaimana nasib para korban yang ada di sana…? kebanyakan pasukan israel membunuh para warga sipil yang tidak berdosa. kebanyakan adalah anak-anak. masalah ini harus segera di atasi.
Dan dunia jangan bisanya cuma ngomong doank, kita mesti bersatu untuk melawan israel, dan jangan takut dengan amerika. kita tidak ingin kalau tanah suci palestina di injak-injak oleh orang yahudi. maka dari itu negara islam mesti bersatu. ciptakan kedamaian dunia dan hancurkan para teoris seperti israel dan amerika, mereka adalah kejahatan dunia yang selalu ingin menguasai dunia dan berbuat seenaknya…
mungkin jika negara itu kita hapus dari dunia ini, mungkin dunia akan lebih damai dan tidak ada pengacau lagi.
For You..LEO,
Coba anda Tunjukkan Bukti Ilmiah ( Bukti Sejarah )tentang yang anda Katakan di atas, kalau hanya kata nya atau kata si anu, itu bukan perkataan orang pandai, dan juga coba anda tunjukkan surat apa, dan ayat berapa di Al- Qur’an yang menunjukkan dan membenarkan apa yang anda ungkapkan, sekali lagi kalau hanya katanya, atau cuma menerka itu bukan perkataan orang pandai ( Blo’on ), lebih baik anda pelajari dulu Al- Qur’an, atau mungkin anda bukan Muslim yang hanya bisa menerka.
( Kutipan Ungkappan Leo Kusuma ):
“Kalo saja saudara2 muslim mau melihat dgn jeli, cara Bangsa Israel mengimani keyakinannya, sesungguhnya sdh ada di Al-Quran. Mereka semua bangsa Israel adalah bersaudara (sejauh ini). Mereka senantiasa saling menjaga demi mempertahankan komunitas dan keyakinannya. Mereka tdk hanya orang yg taat, tapi juga menjalankannya dlm kehidupan sehari-hari. Cara mereka menjaga aqidah bahkan lebih kejam/keras ketimbang cara yg selama ini digunakan orang2 Islam. Soal saling tolong-menolong, jgn ditanya lagi, persaudaraan mereka dikenal sgt kuat sepanjang masa. Ada cerita, seorang anak Yahudi sejak dini sudah ditanamkan aqidah yg memberikan tanggungjawab komunitas. Mereka bangsa Israel sesungguhnya bkn bangsa yg cerdas, tapi mereka bangsa yg mau mendedikasikan hidup dan kesenangannya hanya untuk suatu keberhasilan.
Di Amerika Serikat, jumlah penduduk Yahudi sangat sedikit. Tahun 2006, hasil sensus hanya menunjukkan angka 6 juta jiwa. Jika saja mereka tdk berusaha keras, apa jadinya? Mereka sadar jika suatu saat nanti akan banyak dimusuhi. Oleh karenanya mereka sejak awal sudah memepersiapkan segala sesuatunya, sejak berabad-abad yg lalu. Menembus hutan, melewati bangsa2 yg tdk dikenal, kegagalan, caci maki, penghinaan, dan lain2, bagi mereka itulah yg akan mereka hadapi. Jika ditanya mengapa bangsa Israel masih digdaya, jawabannya itu lah salah satu bentuk kebesaran Allah Swt. Petunjuk bagi orang-orang yg diberi mata dan telinga. Petunjuk bagi mereka yg dibukakan pintu hati.”
For you againt Leo,
Orang yang Pandai adalah Orang yang bertanggung jawab dengan perkataan nya, dan selalu menunjukkan bukti dan fakta ,apabila hendak mengungkapkan argumen ataupun berbicara, oleh karena itu coba anda tunjukkan bukti ilmiah nya ataupun bukti sejarah yang detil kalau dahulu tanah Palestina itu milik bangsa israel. seperti ungkapan anda.
( Kutipan Ungkapan Leo Kusuma )
Ho… tidak akan semudah itu diselesaikan, mas/mbak rhavita… Israel datang ke wilayah Palestina setelah Palestina meraih sukses di wilayah tersebut. Sedangkan, wilayah itu dulunya adalah milik Israel, yang karena kekurangberuntungan mereka, tidak berhasil mengembangkan lahan tersebut.
Israel datang kembali dan mengklaim wilayah itu masih milik mereka. Sedangkan Palestina bersikeras bahwa wilayah itu sudah tidak bertuan. Tidak dimiliki negara mana pun.
@ Raykin Rendhy Saputra
Well, duh. Coba Anda baca [sejarahnya Palestina] dan [Israel] dulu deh.